“BERTABUR SIMBOL DI UPACARA KENEGARAAN FRANCOIS HOLLANDE”

Menyaksikan pengangkatan presiden baru Perancis. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Presiden menuju istana sudah menunggu mantan presiden sebelumnya dan istrinya. Berbicara 30 menit sambil berdiri bersama pasangan masing-masing. Bersalaman, lalu mereka pamit meninggalkan istana.

Ketika disumpah dan berpidato, tak ada keluarga tujuh turunan menemani. Yang tampak adalah beberapa orang dari partai sosialis dan beberapa orang undangan yaitu para mantan perdana menteri dari Partai Sosialis. Tak ada tenda dan hiasan bunga megah, tak tampak banyak tamu utusan luar negeri. Setelah itu melakukan upacara di luar istana berasama perwakilan dari berbagai angkatan bersenjata Perancis.

Lalu, sendiri sang Presiden menuju ke Arc de Triomphe simbol perjuangan negara ini, untuk memberi penghormatan pada pejuang pendahulu. Tak banyak pengawal di belakang dan di depan iring iringan mobil presiden yang hanya bermobil merek dalam negeri. Hanya beberapa motor kepolisian dan pasukan berkuda.

Di sana pula sudah menunggu para pensiunan prajurit dengan bendera dari masing masing kesatuan, para pensiunan yang berjasa untuk negara mulai dari yang masih dapat berdiri hingga yang sudah duduk di kusi roda. Satu persatu disalami oleh Presiden dibawah guyuran hujan tanpa payung dan pakaian tebal, hanya jas yang menempel di badan. Tidak terbayang dinginnya. Tak tampak orang orang muda, hanya mereka yang sudah sepuh menugu dengan banggaannya.

Setelah kembali ke istana di bawah guyuran hujan, dia malah berjalan menuju kerumunan wartawan dan menyalami mereka. Menolak payung dipegang oleh pengawal pribadinya.

Barulah makan siang, itupun bersama para mantan perdana menteri dari Partai Sosialis. Selanjutnya, presiden akan memberikan penghormatan untuk dua tokoh penting Perancis : Jules Ferry (simbol identitas republik yang mencanangkan diantaranya pendidikan geratis di tahun 1870-an) dan Piere & Marie Curry (Peraih Nobel asli Polandia yang mengharumkan nama Perancis). Sungguh simbol luar biasa yang jelas membedakan aura Pemerintahan Sosialis dengan penguasa sebelumnya.

Begitu pentingnya menghormati para pendahulu negara baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal menandai kerja di awal posisinya sebagai Presiden.

Barulah, selanjutnya segera melakukan pertemuan dengan perdana mentri Jerman, Angela Merkel.

Apa yang dilakukan Presiden Indonesia tepat di saat dan beberapa saat setelah diangkat menjadi Presiden… simbol apa yang muncul di momen penting itu ???

[cerita seorang teman yg tinggal disana]

Tentang JAKMANIAgariskeras sektor 17

Motivasi kami adalah keikhlasan, Jalan kami adalah perjuangan, Ikatan kami adalah Persaudaraan, Ideologi kami adalah kebenaran, Cita-cita kami hidup mulia atau mati sebagai Pahlawan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s