FOOTBALL IS NOT CRIME

oleh: BUNG FERRY

Rabu, 10 April 2013

Sepakbola itu tentang Cinta, Gairah, Pertemanan, Loyalitas, Tanggung Jawab, Sportivitas, Kreativitas, RIvalitas …… 2 Kata terakhir seringkali membuat Polisi alergi, dan tidak jarang dijadikan dalih untuk melakukan gerakan pembunuhan terhadap unsur lainnya. Mereka tidak mengerti, dan tidak pernah mau berusaha mengerti, apa arti Klub Sepakbola bagi Suporternya. Padahal Polisi adalah alat negara yg bertugas menjaga rasa aman dan nyaman bagi segala lapisan masyarakat. Dan masyarakat itu masing2 punya banyak ragam aktivitas. Sudah menjadi kewajiban mereka bagaimana aktivitas masyarakat itu bisa berjalan dengan lancar dan bisa memberikan suatu dampak positif bagi Republik ini. Masyarakat tanpa aktivitas adalah batu2 yg dibentuk oleh pahatan benda keras hingga menyerupai manusia. Masyarakat yang aktivitasnya diatur seenak udel mereka adalah robot2 yg dilengkapi dengan remote control.

Untuk kesekian kalinya, PERSIJA, klub yg konon menjadi kebanggaan warga ibukota, harus bermain di rumahnya sendiri tanpa dukungan dari para pecintanya. Setelah beberapa pertandingan harus terusir ke Solo karena selalu ‘mengalah’ pada aktivitas masyarakat lainnya. Kadang kalah oleh kegiatan politik yg mirip film horor Indonesia dimana akhir cerita mudah ditebak meski bumbunya cukup banyak. Persetanlah …..! Atau kalah dengan beberapa remaja laki2 yg pandai menari, pandai bernyanyi serta pandai menggunakan bedak dan gincu. Sebel ih …..! Argumen yg diungkapkan juga bikin gemes hati ini. Masa kita mau urus ijin kegiatan malah disuruh jamin kegiatan pasti aman? Lah? Bukannya kita kesana tuk minta bantuan keamanan dari yg lebih profesional? Masa sih jatuhnya korban dari mereka jadi alasan tuk menghentikan kegiatan secara keseluruhan? Gitu aja kok ngambek sih…..

Kecewa? Sudah pastilah. Sebagai Persijalovers yg sudah begitu sange nonton Persija pasti bingung. Gejalanya kalo udah gini bisa panas hati, panas badan, bengong2 sendirian, mulai sedikit bego, dan karena ga ada obatnya malah jadi nyari air api atau asap putih nan harum. Ada juga yang caki maki dan mencari sasaran untuk disalahkan. Hadeh?!! Tidak terpikirkankah oleh kalian akan perasaan teman2 kita yang dari pagi sudah terpaksa meninggalkan aktivitas pekerjaannya untuk datang ke Polda Metro Jaya ngurus perijinan? Tidak terbayangkah oleh kalian akan jalannya rapat yg penuh perdebatan sengit disertai argumen2 yg logis dan tidak logis? Ingat! Rapat dari pagi selesainya baru sore meski sering diselingi break yg waktunya malah melebihi lamanya rapat, tapi tetep aje teman2 kita ga bisa ninggalin lokasi karena jadwalnya memang ga jelas.

Harus ada upaya lain! Kacamata kuda memang jauh berbeda dengan kacamata tembus pandang. Bukan sebuah solusi bila kita hanya menyayangkan Polisi tidak punya divisi yg khusus belajar untuk memahami romantika suporter sepakbola. Bukan juga solusi yg baik bila kita terus2an memindahkan partai Persija ke Solo. Ini Persija Jakarta! Aksi turun ke jalan, pencitraan lewat kaos2, trending topik di twitter, status bb dan fesbuk, atau ngadu ke DPRD dan MK memang bisa memberikan tekanan kepada mereka. Dan itu memang perlu dilakukan karena itu adalah HAK KITA yg sedang dikebiri. Tapi ada baiknya kita juga bisa duduk bersama bukan dalam suasana untuk menghadapi pertandingan, bukan dalam rangka ngurus perijinan, tapi hanya untuk bertukar pikiran atau lebih tepatnya bertukar kacamata, agar bisa saling memahami posisi masing2. Duduk bersama dalam suasana santai dan saling mengenal lebih jauh. Dan gw berharap kedua belah pihak tau akan pentingnya hal ini sehingga bisa serius menyikapinya.

5x bertanding tanpa mencetak gol! Ini sudah lampu merah saudara-saudara! Di Solo lawan Persela kita kalah 0-1, lawan Persepam kalah 0-3. Kemudian di Papua lawan Persiwa kita kalah 0-2 dan lawan Persipura kalah 0-1.  Terakhir lawan Persiram Raja Ampat kita kalah 0-1 di Senayan. Persiram adalah tim promosi di musim ini yang hampir seluruh pemainnya baru pernah menginjakkan kakinya di rumput Senayan dan baru pertama kali merasakan masuk ke stadion termegah di Indonesia. Duh biyung…. inilah titik nadir sepakbola Jakarta. Posisi klasemen terbawah dan ancaman degradasi mungkin paling terasa di musim ini. Bahkan di era sebelum Bang Yos turun tanganpun, Persija belum pernah merasakan krisis prestasi seperti ini. Liga Indonesia 1 dan 2 dimana kompetisi terbagi menjadi 2 wilayah, Persija berada di urutan 13 dari 17 peserta Wilayah Barat. Kemudian di Liga Indonesia 3 ketika terbagi menjadi 3 wilayah, Persija berada di posisi 10 dari 11 peserta.

PR berat untuk Bendol. Putaran kedua, mau ga mau, keinginan Bendol untuk menambah amunisi pemain harus diperhatikan. Sebetulnya dari segi permainan Persija sekarang tidak seperti yg tergambarkan oleh hasilnya. Ball Possession kita unggul dan peluang banyak tercipta. Dan itu harus kita apresiasi. Apalagi klo bicara suasana tim. Pemain sekarang lebih lepas baik di dalam maupun di luar lapangan. Terakhir gw liat hadir kembali seorang Nizar yg biasa dipanggil Pepi, seorang fisiotherapis yg pernah di Persija di era Bendol juga. Hadirnya fisiotherapis tentu melegakan setelah kita sama2 tau kalo Persija musim ini tidak punya dokter tim. Sebelumnya kita juga melihat Andritany sudah berlatih bersama Persija namun belum bisa turun bertanding karena masa pendaftaran transfer kedua baru dibuka di putaran kedua nanti.

Tidak mau kalah dengan seniornya, Persija u21 juga sudah mulai berlatih di Sawangan setiap hari kerja pukul 2 siang. Dari 28 pemain yang lolos akan diseleksi lagi hingga mencapai jumlah ideal untuk sebuah tim. Selasa kemarin mereka melakukan ujicoba dengan SSB Two Touch asuhan Thias Tono Taufik. Skor 5-0 untuk Persija U21. Materi yang ada, seandainya dibutuhkan, bisa juga diperkuat oleh para pemain dari tim senior karena dari segi umur masih ada 10 pemain di senior yang bisa turun memperkuat U21. Ada Adixi, Daryono, Firmansyah, Syahrijal, Fahreza, Abdu, Fariz, Delton, Syahroni dan Rudi Bogel. Para Macan muda ini dilatih oleh Pak Benyamin Leo Betty dibantu oleh Pelatih Kiper Fauzi. Kompetisi U21 akan dimulai tgl 28 April mendatang dimana Persija akan menjamu tamunya Persepam Pamekasan. Tempatnya kemungkinan di Kuningan Jakarta Selatan. Jadwal berikutnya kalau tidak salah tgl 6 bertandang ke Gresik dan tgl 9 Mei ke Malang.

Kuningan nampaknya bakal menjadi sentra kegiatan Persija. Gerakan Persijalovers yg bertubi-tubi sepertinya membuahkan hasil. Konon, Pemda DKI mempersilahkan Graha Wisata Kuningan serta Stadion Kuningan untuk digunakan Persija sebagai Mes dan Latihan mereka. Kabarnya dalam waktu dekat ini Persija sudah bersiap-siap boyongan kesana. Semoga saja berita itu benar dan cepat terealisasi. Lokasi Stadion Kuningan yang berada di tengah kota Jakarta tentunya memudahkan para pecintanya tuk datang menyaksikan Persija berlatih, persis seperti suasana di Menteng dulu. Semoga kita semua, baik Pengurus Persija maupun Suporternya mampu menjaga kepercayaan yang diberikan Pemda DKI ini dengan baik dan bisa menciptakan imej bagus disana yang padat dengan perkantoran, pertokoan serta apartemen.

Di Lebak Bulus, Sekretariat the Jakmania juga mulai menjalani kesibukan rutin seperti biasanya. Pendaftaran Anggota sudah dibuka kembali. Kemarin terlihat para pengurus sibuk menerima pendaftaran anggota dan melaminating KTA nya. Syarat pendaftaran adalah mengisi formulir yg tersedia, membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 45.000,- dan menyerahkan pas foto ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar. Pendaftaran kali ini juga bisa langsung di Sekretariat Pusat the Jakmania di Lebak Bulus melalui Sdr Santo, salah satu pendiri the Jakmania. Setiap calon anggota yang sudah memenuhi semua persyaratan akan menerima Kartu Anggota yg sudah dilaminanting dan Kaos Anggota bertuliskan “Gue Anak Jakarta”.

Kamis, 11 April besok adalah pemutaran perdana film HARI INI PASTI MENANG. Berbagai kegiatan dilakukan oleh Persijalover menyambut film yg melibatkan beberapa pemain Persija. JakOnline mengadakan acara Nonton Bareng di Citos jam 18.30 dengan menghadirkan para pemain Persija Andritany, Adixi, serta Zendy Zein yg dalam film tsb berperan sebagai Gabriel tokoh utama cerita. Sementara Jakantor ngadain Minggu 14 April siang jam 12.30 di Hollywood XXI dan abis nonton mereka langsung konvoi menuju Senayan tuk menyaksikan partai Persija vs Persidafon Dafonsoro. Selain komunitas2 pecinta Persija, Bogalakon Picture juga mengadakan acara nobar di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Di Malang nobar dilaksanakan Kamis 11 April di Kedai Plat N bersama dengan para pemain Arema ISL serta Ray Sahetapy pemeran pelatih klub dalam film HIPM. Jumat, 12 April 2013 jakarta: Plaza senayan bareng Ananda Sukarlan, orang yg mengaransir lagu Satu Jiwa kita jadi sebuah lagu yang luar biasa keren di film Romeo and Juliet. Sabtu, 13 April 2013 nobar bareng Tika Putri (khusus pria bernyali). Juga ada nobar Jakmania Bekasi di Mega Bekasi XXI Giant. Senin,15 April nobar di Bandung @ciwalk jam 13/14. Serta Rabu 24 April di kampus UNPAD Jatinangor.

This is Football. Inilah Sepakbola. Bisa menjadi sebuah kreativitas yg tak pernah berujung. Bisa menambah pertemanan hingga harus bikin 3 akun fesbuk. Bisa tau kota2 di Indonesia yg mungkin tidak akan pernah kita kunjungi kalo ga karena Persija main disana. Bisa jadi lahan baru bagi orang2 kreatif dan cerdas melihat peluang. Bisa jadi kebanggaan bangsa. Bisa jadi identitas suatu daerah. Banyak orang yg ga ngerti kenapa ada orang nonton bola kok jauh2 amat? Banyak orang ga ngerti kenapa nonton bola dibela-belain ampe ninggalin rumah sekian lama. Banyak orang ga ngerti kok mau desek2an di stadion. Dan banyak orang juga ga ngerti, ngapain nonton bola Indonesia, kan prestasinya kalah mulu. Hadeh? Mereka tidak paham kalo Sepakbola adalah hiburan. Jakarta itu kota sarat dengan hiburan. Namun hiburan yang paling memasyarakat, paling bisa kejangkau sebagian besar masyarakat, serta paling bisa berekspresi sebebas mungkin, adalah Sepakbola. Kita bukan bangsa pengecut yang hanya mau melihat sebuah kemenangan. Kita bukan golongan manja yang hanya mau menyaksikan sepakbola melalui layar kaca sambil tiduran santai dibarengi dengan banyak kudapan di kanan kirinya. Kita tau sepakbola Indonesia belum berprestasi. Tapi kita MAU sepakbola Indonesia berprestasi. Dan sebagai wujud dari keinginan tersebut, kita siap tuk menempuh jarak dan waktu demi memberikan dukungan pada tim kebanggaan ………

SEPAKBOLA INDONESIA, NIKMATIN AJE !

Tentang JAKMANIAgariskeras sektor 17

Motivasi kami adalah keikhlasan, Jalan kami adalah perjuangan, Ikatan kami adalah Persaudaraan, Ideologi kami adalah kebenaran, Cita-cita kami hidup mulia atau mati sebagai Pahlawan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s